Langsung ke konten utama

Antisipasi Banjir, Sampah dan Lumpur di Desa Sumberjaya Dikeruk

Cikarangnetnews- Kerap menjadi penyebab utama terendamnya ribuan rumah warga di perumahan Villa Dua, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, UPTD Pengelolaan sampah Unit 2 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Desa setempat melakukan pembersihan sampah dan pengerukan lumpur di aliran kali Villa, sejak Rabu (10/11/2021) hingga lima hari ke depan.

Menurut Kepala UPTD Pengelolaan sampah Unit DLH Kabupaten Bekasi Sumardi, langkah tersebut sebagai antisipasi terjadi banjir di wilayah perumahan Villa Dua pada masa musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Kebanyakan sampah yang ada merupakan sampah rumah tangga dan pohon eceng, serta tingginya lumpur yang ada di aliran kali Villa, sehingga dikhawatirkan menjadi penyebab banjir.

"Pembersihan sampah ini dilakukan sebagai pencegahan banjir yang berdampak pada tiga ribu warga di perumahan Villa Dua," jelas Sumardi, Kamis (11/11/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi menerjunkan satu alat berat serta truk pemgangkut guna mengangkat sampah dan lumpur yang menghambat aliran kali sepanjang satu kilometer yang kerap menjadi banjir di perumahan tersebut.

"Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air menurunkan satu alat berat, untuk bersihkan sampah dan ngeruk lumpur di aliran kali Villa," lanjutnya.

Heru Pranata, warga perumahan Villa Dua mengatakan, sebelumnya pemukiman warga sempat terendam banjir akibat dampak adanya tumpukan sampah, ketinggian air merendam setinggi 50 cm hingga 1 meter.

"Kalau hujan deras kemarin, sempat banjir karena ini aliran airnya kan gak lancar. Saya berharap dengan dibersihkannya kali Villa, setidaknya bisa mengurangi dampaknya," kata Heru.

Kepala Desa Sumberjaya, Matam mengaku wilayah tersebut memang kerap terjadi banjir dari luapan aliran kali Villa, tapi pihaknya bersama dinas terkait lainnya terus melakukan koordinasi dalam melakukan pencegahan serta penanganan banjir saat masuk musim penghujan dengan curah tinggi, beberapa bulan ke depan.

"Kita berharap beberapa bulan ke depan, kita melakukan upaya pencegahan terjadinya banjir. Agar aliran kali bisa lancar tentunya harus dilakukan pembersihan dan pengangkatan sampah dan lumpur yang ada," jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Cekoki Miras Siswi SMK Di Gilir Empat Pemuda

Cikarangnetnews -    KARAWANG – Dipaksa meminum minuman keras (miras), seorang siswi sekolah menengah (SMK) dicabuli secara bergiliran oleh empat pemuda di salah satu rumah pelaku di daerah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. “Kita telah menangkap pelaku kasus pencabulan secara bergiliran. Ketiga pelaku diantaranya yakni HR (18), EP (20), HS (28). Seorang pelaku berinisial B masih dikejar,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada KBE, Minggu (12/12/21). Oliestha mengatakan, peristiwa tersebut bermula HR membawa korban ke rumah pelaku EP. Kemudian korban didorong hingga korban terjatuh ke kasur lantai. Usai terjatuh dan korban dicabuli HS kemudian secara bergiliran dilanjutkan oleh pelaku B, EP dan HS. “Melancarkan aksinya para pelaku melakukan modusnya, memaksa korban meminum minuman keras (miras),” ungkapnya. Menurut Oliestha, peristiwa ini terungkap setelah, korban tidak pulang-pul...

Tumpukan Sampah Yang Menimbulkan Bau Aroma Tidak Sedap di Kabupaten Bekasi

Matacameranews.blogspot.Com -  Pada hari ni Rabu ( 08/03/2023 ) tumpukan sampah memanjang hampir 2 km dialirkan Kali Bendungan Srengseng Hilir Kp.Kepuh perbatasan antara Desa Jayabakti Kecamatan Cabang Bungin dan Desa Sukaringin kecamatan Sukawangi. Sampah yang dihiasi oleh sterefoam, botol minuman plastik, kantong kresek juga karung terlihat begitu panjang dan menimbulkan pemandangan yang tidak enak dipandang mata, apa lagi dengan kondisi volume dan debit air yang turun, Aroma tak sedap pun sudah mulai tercium.  Bosin warga setempat pada awak media mengatakan sampah sudah hampir satu Minggu ini menumpuk, dan sudah tidak nyaman bagi warga sekitar dan yang melintas, selain sangat panjang, juga aroma yang ditimbulkan pun sudah tidak sedap dihirup. Terpisah, Ketua Harian KPA RANTING INDONESIA, Ahmad Ajat Amd yang akrab dipanggil Bang Oye saat ditemui awak media di lokasi mengatakan benar, ada penumpukan sampah yang memanjang dan sudah menimbulkan bau tak s...

KEPOLISIAN RESOR METROPOLITAN BEKASI KOTA MENCIDUK PRIA SEMPAT VIRAL DI MEDIA SOSIAL MENGHINA SUKU BETAWI

Cikarangnetnews-  Kepolisian Resor metropolitan Bekasi kota menciduk pria bernama VLL alias VENUS (50) yang menghina suku Betawi akibat ulah nya itu. Viral dan membuat resah suku Betawi di Bekasi dan Jakarta. Petugas gabungan berhasil mengamankan pelaku di Slawi. Kabupaten Tegal Jawa tengah pada Minggu (17-10-2021) malam. Kami amankan saat pelaku sedang asyik karaoke di wilayah Slawi Jawa tengah.  Pelaku langsung di kejar petugas untuk mencari keberadaan hingga Ahir nya pelaku ditemukan sedang asyik berkarauke Senin(18-10-2021)  VLL adalah salah satu anggota ormas yang ada di wilayah kota Bekasi dan tinggal bersama keluarga nya di wilayah bulak kapal kec Bekasi timur setelah melakukan penghinaan Ras sara pelaku langsung melarikan diri. Atas kejadian ini petugas menetapkan pasal 335 KUHP kemudian pasal 16  juncto pasal 4 UUD RI nomer 40 tahun 2008 dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara . Sebelumnya beredar di sosial media video pria di Bekasi mencaci maki ..b...