Langsung ke konten utama

Pria di Bekasi Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Kain Gorden

Matacameranews.blogspot.Com - Seorang pria ditemukan tewas dengan leher terjerat kain gorden di kamar kontrakan yang ada di Kampung Cibunyu Bojong RT 02 RW 06, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/10/2022) malam.

Jasad korban yang diketahui berinisial A itu pertama kali diketahui oleh pacar dan teman kerja korban, yang curiga korban tidak masuk kerja dan sulit dihubungi sejak siang.

"Awalnya dari pacarnya, terus saya dapat informasi dari warga laporan, bahwa ada yang bunuh diri gitu," jelas Heri (42) Ketua RT setempat saat dikonfirmasi Matacamera. Sabtu (15/10/2022) malam.

Menurut Heri, awalnya pacar korban yang datang ke lokasi mencari keberadaan korban karena sulit dihubungi dan tidak berada di tempat bekerja.

Saat pintu terbuka, ditemukan jasad korban ada di bawah jendela dengan kondisi leher terjerat kain gorden, dan posisi tubuh korban setengah jongkok persis disamping pintu.

"Posisinya ya ngegantung di teralis jendela kontrakan, iya tergantung dengan setengah jongkok, kaki selonjor pantat sama ubin kira-kira satu jengkal, posisinya kaya orang nyenderlah," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Barat Kompol Sutrisno mengatakan, polisi tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya korban.

"Sudah ditangani oleh tim yang piket, sudah kita datangi TKP, nanti kita kasih kabar lagi," jelas Sutrisno saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp.

Guna kepentingan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Sementara pihak kepolisian masih mengumpulkan baramg bukti dan keterangan para saksi.

(Yusup)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Cekoki Miras Siswi SMK Di Gilir Empat Pemuda

Cikarangnetnews -    KARAWANG – Dipaksa meminum minuman keras (miras), seorang siswi sekolah menengah (SMK) dicabuli secara bergiliran oleh empat pemuda di salah satu rumah pelaku di daerah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. “Kita telah menangkap pelaku kasus pencabulan secara bergiliran. Ketiga pelaku diantaranya yakni HR (18), EP (20), HS (28). Seorang pelaku berinisial B masih dikejar,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada KBE, Minggu (12/12/21). Oliestha mengatakan, peristiwa tersebut bermula HR membawa korban ke rumah pelaku EP. Kemudian korban didorong hingga korban terjatuh ke kasur lantai. Usai terjatuh dan korban dicabuli HS kemudian secara bergiliran dilanjutkan oleh pelaku B, EP dan HS. “Melancarkan aksinya para pelaku melakukan modusnya, memaksa korban meminum minuman keras (miras),” ungkapnya. Menurut Oliestha, peristiwa ini terungkap setelah, korban tidak pulang-pul...

PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Mengusung Rieke Diah Pitaloka Maju Sebagai Calon Bupati Di Pilkada 2024

Matacameranews.blogspot.Com -  Bekasi – PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi usung Rieke Diah Pitaloka akan maju Sebagai Calon Bupati Kabupaten Bekasi pada Pilkada 2024 mendatang. Hal tersebut yang diungkapkan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman saat ditemui di acara pembekalan saksi di Batiqa Hotel, Kawasan Industri Jababeka II, Jl. Niaga Raya Blok CC No.3A, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/3/23). Menurutnya, seorang Rieke Diah Pitaloka sangatlah cocok memimpin di Kabupaten Bekasi, pasalnya sebagai kawasan industri terbesar yang berasal dari 36 negara ada di Kabupaten Bekasi, sesuai dengan bidang yang ditanganinya selama ini sebagai anggota DPR RI. Lebih lanjut, Soleman mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bekasi belum bisa maksimal memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk itu, Rieke Diah Pitaloka sudah merencanakan kons...

Tumpukan Sampah Yang Menimbulkan Bau Aroma Tidak Sedap di Kabupaten Bekasi

Matacameranews.blogspot.Com -  Pada hari ni Rabu ( 08/03/2023 ) tumpukan sampah memanjang hampir 2 km dialirkan Kali Bendungan Srengseng Hilir Kp.Kepuh perbatasan antara Desa Jayabakti Kecamatan Cabang Bungin dan Desa Sukaringin kecamatan Sukawangi. Sampah yang dihiasi oleh sterefoam, botol minuman plastik, kantong kresek juga karung terlihat begitu panjang dan menimbulkan pemandangan yang tidak enak dipandang mata, apa lagi dengan kondisi volume dan debit air yang turun, Aroma tak sedap pun sudah mulai tercium.  Bosin warga setempat pada awak media mengatakan sampah sudah hampir satu Minggu ini menumpuk, dan sudah tidak nyaman bagi warga sekitar dan yang melintas, selain sangat panjang, juga aroma yang ditimbulkan pun sudah tidak sedap dihirup. Terpisah, Ketua Harian KPA RANTING INDONESIA, Ahmad Ajat Amd yang akrab dipanggil Bang Oye saat ditemui awak media di lokasi mengatakan benar, ada penumpukan sampah yang memanjang dan sudah menimbulkan bau tak s...