Langsung ke konten utama

Dampak Jalan Antar Dua Kecamatan Terbelah Dan Amblas, Jalan Ditutup & Dialihkan Sementara.

Cikarangnetnews- Jalan raya penghubung Antar dua Kecamatan di Kampung Kebon Kopi Desa Serang Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi terbelah dan amblas, akibat aktifitas warga di jalan tersebut terganggu.

Jalan raya penghubung Kecamatan Cikarang Selatan dan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi merupakan akses warga menuju kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi .

Sunandar (60) warga yang biasa melintas di jalan tersebut mengatakan, dengan amblasnya jalan dirinya sangat terganggu karena jalan tersebut adalah akses yang setiap hari dilaluinya.

” Sangat terganggu, Mengerikan juga karena jalan yang biasa saya lalui terbelah dan amblas. Ramah cepat diperbaiki sama pemerintah karena jalan ini satu-satunya akses utama menuju Pemda Kabupaten Bekasi dan Akses warga setiap hari. ” ujar Sunandar kepada kilat.com Senin (8/11)

Sementara dr. H. Sajam selaku Kasie Trantib Kecamatan Selatan yang mendatangi lokasi jalan amblas menjelaskan, Longsornya jalan terjadi pada Minggu malam (7/11).Dengan kedalaman 2 meter dan panjang jalan yang amblas hampir 50 Meter.

“Dugaan amblasnya jalan tersebut curah hujan tinggi dan adanya galian tanah di sepanjang jalan tersebut, Tanah bergerak dan amblas. ” ujar Sajam saat diwawancarai. Senin (8/11/21)

Lanjutnya, menutup bersama Aparatur Desa, Satpol PP, Babinsa dan bimaspol Desa Serang Kecamatan Cikarang Selatan menutup sementara akses jalan tersebut dan memilih jalan lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dengan adanya kejadian ini, untuk selanjutnya saya akan melaporkan Ke Dinas Bina Marga Kabupaten agar ditindak lanjuti” Tutupnya.

Untuk sementara pengendara motor dan mobil dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari kembali terjadinya pergerakan tanah serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Cekoki Miras Siswi SMK Di Gilir Empat Pemuda

Cikarangnetnews -    KARAWANG – Dipaksa meminum minuman keras (miras), seorang siswi sekolah menengah (SMK) dicabuli secara bergiliran oleh empat pemuda di salah satu rumah pelaku di daerah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. “Kita telah menangkap pelaku kasus pencabulan secara bergiliran. Ketiga pelaku diantaranya yakni HR (18), EP (20), HS (28). Seorang pelaku berinisial B masih dikejar,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada KBE, Minggu (12/12/21). Oliestha mengatakan, peristiwa tersebut bermula HR membawa korban ke rumah pelaku EP. Kemudian korban didorong hingga korban terjatuh ke kasur lantai. Usai terjatuh dan korban dicabuli HS kemudian secara bergiliran dilanjutkan oleh pelaku B, EP dan HS. “Melancarkan aksinya para pelaku melakukan modusnya, memaksa korban meminum minuman keras (miras),” ungkapnya. Menurut Oliestha, peristiwa ini terungkap setelah, korban tidak pulang-pul...

PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Mengusung Rieke Diah Pitaloka Maju Sebagai Calon Bupati Di Pilkada 2024

Matacameranews.blogspot.Com -  Bekasi – PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi usung Rieke Diah Pitaloka akan maju Sebagai Calon Bupati Kabupaten Bekasi pada Pilkada 2024 mendatang. Hal tersebut yang diungkapkan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman saat ditemui di acara pembekalan saksi di Batiqa Hotel, Kawasan Industri Jababeka II, Jl. Niaga Raya Blok CC No.3A, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/3/23). Menurutnya, seorang Rieke Diah Pitaloka sangatlah cocok memimpin di Kabupaten Bekasi, pasalnya sebagai kawasan industri terbesar yang berasal dari 36 negara ada di Kabupaten Bekasi, sesuai dengan bidang yang ditanganinya selama ini sebagai anggota DPR RI. Lebih lanjut, Soleman mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bekasi belum bisa maksimal memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk itu, Rieke Diah Pitaloka sudah merencanakan kons...

Tumpukan Sampah Yang Menimbulkan Bau Aroma Tidak Sedap di Kabupaten Bekasi

Matacameranews.blogspot.Com -  Pada hari ni Rabu ( 08/03/2023 ) tumpukan sampah memanjang hampir 2 km dialirkan Kali Bendungan Srengseng Hilir Kp.Kepuh perbatasan antara Desa Jayabakti Kecamatan Cabang Bungin dan Desa Sukaringin kecamatan Sukawangi. Sampah yang dihiasi oleh sterefoam, botol minuman plastik, kantong kresek juga karung terlihat begitu panjang dan menimbulkan pemandangan yang tidak enak dipandang mata, apa lagi dengan kondisi volume dan debit air yang turun, Aroma tak sedap pun sudah mulai tercium.  Bosin warga setempat pada awak media mengatakan sampah sudah hampir satu Minggu ini menumpuk, dan sudah tidak nyaman bagi warga sekitar dan yang melintas, selain sangat panjang, juga aroma yang ditimbulkan pun sudah tidak sedap dihirup. Terpisah, Ketua Harian KPA RANTING INDONESIA, Ahmad Ajat Amd yang akrab dipanggil Bang Oye saat ditemui awak media di lokasi mengatakan benar, ada penumpukan sampah yang memanjang dan sudah menimbulkan bau tak s...