Langsung ke konten utama

Madura United fokus persiapan hadapi Persija


Madura United fokus persiapan hadapi Persija Madura United tengah fokus mempersiapkan diri untuk laga menghadapi Persija Jakarta pada pekan kedelapan Liga 1 2021 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Jumat (22/10).

Manajer Madura United Rahmad Darmawan, dikutip dari laman resmi klub, Selasa, menegaskan bahwa tim asuhannya langsung menggeber latihan sehari setelah pertandingan pertama seri kedua BRI Liga 1 2021.

Pada laga pekan ketujuh tersebut, Madura United meraih hasil imbang lawan Persela Lamongan 2-2, Sabtu (16/10) lalu.

Namun, RD, sapaan akrab Rahmad memberi jatah libur sehari untuk "rest recovery" pada Senin (18/10) kemarin sebelum memulai latihan Selasa ini.
Juru taktik asal Lampung itu menyampaikan latihan langsung difokuskan terhadap persiapan tim melawan Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta itu.

"Pokoknya, kami harus langsung bersiap dan mengalihkan konsentrasi terhadap pertandingan lawan Persija di pekan ke-8 Jumat ini (22/10). Iya, agar persiapan kami lebih matang," ungkapnya.

Kendati meminta anak asuhnya agar tidak terlarut dalam hasil seri itu, RD memastikan tetap akan mengambil pelajaran dari pertandingan kontra Persela yang telat panas.

Ditambah lagi, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu kecolongan gol di menit-menit awal.

Sementara itu, pelatih kiper Madura United Hendro Kartiko juga menegaskan akan kembali menggodok dan memberikan menu latihan untuk mempersiapkan kemungkinan situasi yang akan terjadi saat lawan Persija.

"Tentunya, kami akan melihat seperti apa permainan Persija. Hasil analisanya, kami akan latihan khusus kiper untuk mempersiapkan beberapa situasi yang berbahaya nanti," tegasnya.

Klub asal Pulau Garam itu saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2021 dari tujuh kali bertanding dengan satu kemenangan, lima seri, dan satu kali kalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Cekoki Miras Siswi SMK Di Gilir Empat Pemuda

Cikarangnetnews -    KARAWANG – Dipaksa meminum minuman keras (miras), seorang siswi sekolah menengah (SMK) dicabuli secara bergiliran oleh empat pemuda di salah satu rumah pelaku di daerah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. “Kita telah menangkap pelaku kasus pencabulan secara bergiliran. Ketiga pelaku diantaranya yakni HR (18), EP (20), HS (28). Seorang pelaku berinisial B masih dikejar,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada KBE, Minggu (12/12/21). Oliestha mengatakan, peristiwa tersebut bermula HR membawa korban ke rumah pelaku EP. Kemudian korban didorong hingga korban terjatuh ke kasur lantai. Usai terjatuh dan korban dicabuli HS kemudian secara bergiliran dilanjutkan oleh pelaku B, EP dan HS. “Melancarkan aksinya para pelaku melakukan modusnya, memaksa korban meminum minuman keras (miras),” ungkapnya. Menurut Oliestha, peristiwa ini terungkap setelah, korban tidak pulang-pul...

Heboh, Potongan Tubuh Manusia Ditemukan Di Jalan Raya Kedungwaringin Perbatasan Karawang Bekasi

Cikarangnetnews-  Ditemukan Potongan Tubuh Manusia di depan bengkel tambal ban di jalan raya pantura Kedungwaringin Kampung Kedunggede Desa Kedungwaringin RT 07/03 Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi,Perbatasan Karawang Bekasi Sabtu pagi (27/11) Diduga potongan tubuh manusia tersebut merupakan korban mutilasi, ditemukan enam potongan tangan dari bahu sampai pergelangan tangan dan empat potong kaki dari lutut sampai pergelangan kaki yang di bungkus menggunakan baju warna hijau dan di ikat menggunakan tali plastik dan di masukan kedalam Kantong Plastik warna hitam. Potongan tubuh manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang akan menjemput istrinya, lokasi tersebut merupakan titik kumpul karyawan menunggu jemputan. Kasim (40th) salah seorang warga yang akan menjemput istrinya pulang bekerja menuturkan, sekitar pukul 05.30 WIB dirinya terkejut melihat bungkusan plastik hitam yang sudah terbuka. “Pas dilihat ternyata potongan kaki dan tangan, lantas saya mem...

Pipit Hariyanti Kades Lambang Sari Tambun Selatan di Vonis Bebas

Matacameranews.blogspot.com -  Terdakwa mantan Kepala Desa Lambang Sari Pipit Hariyanti (40) diputus bebas majelis Hakim PN Tipikor Bandung pada Senin (6/2/2023). Dalam putusannya Pipit tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan. Dan membebaskan Pipit dari segala dakwaan dan mengembalikan barang bukti sebuah handphone merek Samsung. Sekedar diketahui Pipit selaku kepala desa Lambang Sari didakwa oleh JPU terkait kasus pungli pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Pipit Haryanti mendapat tuntutan 2 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tinggi Bandung, Senin, 16 Januari 2023. Jaksa penuntut menyatakan Pipit Haryanti terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Menjatuhkan pidana...